Anda suka mengeluh??????????
Alkisah, ada seorang petani yang terkenal karena sikapnya yang negatif. Suatu hari seorang tetangga berhenti dan mengomentari tanaman si petani yang tumbuh dengan subur. "Anda pasti sangat gembira dengan panen tahun ini," katanya. Si petani dengan enggan menjawab, "Ya,betul, memang kelihatannya baik. Tetapi hasil bumi yang istimewa ini sangat sulit ditanam."
Kadang-kadang kita juga cenderung memikirkan hal-hal yang negatif daripada yang positif. Kita menggerutu dan melawan Tuhan, saat kita seharusnya memuji Dia atas berkat-berkat-Nya yang tiada habisnya. Saat Allah mengizinkan kekecewaan dan kehilangan terjadi dalam hidup inidemi kebaikan rohani kita, maka kita begitu larut untuk membiarkan hal-hal itu mengalihkan perhatian kita dari kasih Allah.Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.
Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.
Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
Sebelum kita mengeluh & memarahi ibu dan bapa kita yang masih hidupFikirkan tentang seseorang yang merintih pilu memerlukan kasih sayang ibu dan bapa
Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya,Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.
Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa kita masih hidup!
*BELAJARLAH BERSYUKUR SEBELUM TERLAMBAT !!!!*
Orang yang suka mengeluh memerlukan 43 otot yang tidak ada hubungannya satu sama lain dan menyebabkan kerut-kerut yang dalam. Ternyata garis-garis di wajah akan makin dalam terbentuk apabila kita marah, stres, atau dirundung kesedihan
Kalau merasa kantong kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Atau kita masih belum juga mendapatkan pasangan hati, hidup terasa hampa. Tapi bila kita bangun pagi, memandang ke luar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa memikirkan kantong yang semakin menipis atau jodoh yang belum kunjung tiba, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimanapun cuaca hari itu, bagaimanapun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan hidup kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.
"Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif," kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.
Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.
Demikian pula ketika dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri kita rileks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.
Jadi, senyuman mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan kita. Tidak heran kalau ada hadis yang berbunyi, "Senyuman adalah sedekah." Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad mewajibkan setiap umatnya agar bersedekah setiap hari. Jika kita tidak mempunyai apa-apa yang bisa disedekahkan, tersenyumlah....
Kadang-kadang kita juga cenderung memikirkan hal-hal yang negatif daripada yang positif. Kita menggerutu dan melawan Tuhan, saat kita seharusnya memuji Dia atas berkat-berkat-Nya yang tiada habisnya. Saat Allah mengizinkan kekecewaan dan kehilangan terjadi dalam hidup inidemi kebaikan rohani kita, maka kita begitu larut untuk membiarkan hal-hal itu mengalihkan perhatian kita dari kasih Allah.Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.
Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.
Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
Sebelum kita mengeluh & memarahi ibu dan bapa kita yang masih hidupFikirkan tentang seseorang yang merintih pilu memerlukan kasih sayang ibu dan bapa
Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor kerana pembantu tidak mengerjakan tugasnya,Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.
Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,Ingatlah bahawa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahawa kita masih hidup!
*BELAJARLAH BERSYUKUR SEBELUM TERLAMBAT !!!!*
Orang yang suka mengeluh memerlukan 43 otot yang tidak ada hubungannya satu sama lain dan menyebabkan kerut-kerut yang dalam. Ternyata garis-garis di wajah akan makin dalam terbentuk apabila kita marah, stres, atau dirundung kesedihan
Kalau merasa kantong kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Atau kita masih belum juga mendapatkan pasangan hati, hidup terasa hampa. Tapi bila kita bangun pagi, memandang ke luar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa memikirkan kantong yang semakin menipis atau jodoh yang belum kunjung tiba, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimanapun cuaca hari itu, bagaimanapun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan hidup kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.
"Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif," kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.
Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.
Demikian pula ketika dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri kita rileks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.
Jadi, senyuman mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan kita. Tidak heran kalau ada hadis yang berbunyi, "Senyuman adalah sedekah." Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad mewajibkan setiap umatnya agar bersedekah setiap hari. Jika kita tidak mempunyai apa-apa yang bisa disedekahkan, tersenyumlah....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar